"Untuk kakak2ku dan sahabatku tersayank, menjadi ibu adalah impian setiap wanita, maka bersyukurlah karena kalian telah merasakan kenikmatan proses menjadi seorang Ibu. Semoga kalian dan bayi yang dikandung selalu dalam naungan rahmat dan perlindungan Allah, Amin..."
Teruntuk calon anakku..
Yang masih tinggal di antara tulang sulbi dan tulang dadaku
Assalamu’alaikum
Bagaimana kabarmu, Nak?
Semoga Ananda sehat wal afiat di alam sana.
Bunda sengaja menulis surat ini khusus untukmu.
Meski Bunda tahu, kau belum bisa membaca dan membalas surat ini
Karena di sana memang tidak ada sekolah.
Namun, Bunda yakin kau memahaminya
Karena kita satu jiwa
Karena kau masih menyatu dalam tubuhku
Dan terutama,
Karena kau pasti cerdas seperti Bunda …. :-)
Nak ! Bunda sangat bergembira mendengar sabda Sang Baginda Rasul,
Tentang doa anak shaleh yang pahalanya tak terputus,
bahkan sesudah orang tuanya wafat
Bunda tiba-tiba tersadar,
sabda tersebut menuntut Bunda melakukan dua hal:
Menjadi anak shaleh dan menjadikan Ananda sebagai anak yang shaleh pula
Nak! bunda sedang berusaha menjadi anak shaleh untuk kakek dan nenekmu
Sulit memang, karena tiada amal bunda yang menandingi jasa mereka
Tapi bunda akan terus berusaha
Bunda pun berharap
Kau seperti itu untuk ayah dan bundamu kelak
Mencintai, menaati dan menghormati
Ibundamu ….. Ibundamu…… Ibundamu
juga Ayahandamu
Itulah mimpi Bunda
Supaya syurga benar-benar menjadi rumah kita
Tapi, Bunda merasa malu
Ketika mendengar Khalifah kedua menyatakan
Bahwa hak seorang anak dari bundanya setidaknya tiga hal:
Dipilihkan ibunda yang baik,
Diberi nama yang baik serta diajarkan Al Qur’an.
Malu …..
Karena belum mempersiapkan diri Untuk menunaikan hakmu
Nak!
Kini Bunda sedang belajar memperdalam Al Qur’an
Agar kelak bisa mengajarimu A… Ba… Tsa
Agar kaupun menjadi Qur’an berjalan
Yang menerangi mayapada
O ya!
Bunda dan ayahanda juga sengaja mencari beberapa nama-nama mulia
Bunda dan ayahanda sudah menyiapkan selaksa nama indah untukmu
Agar kau tumbuh perkasa
Dinaungi nama mulia Yang ia adalah doa
Yang membuat Bunda bingung,
Bagaiamana menunaikan hak pertama yang harus ditunaikan
Ketika Ananda belum melihat dunia
Karena Bunda tidak tahu
Apa kriteriamu tentang seorang ibu yang baik?
Bunda juga tidak tahu
Apakah kita memiliki selera yang sama …. :-)?
Tapi, Bunda yakin kau sepakat dengan satu kriteria
Bahwa calon Bundamu ini tidak boleh seorang yang shaleh
Melainkan harus seorang Shalehah
Wassalamu’alaikum
Dari yang mencintaimu karena-Nya
Calon Bundamu
Life is a journey and about being a traveler, enjoy the experience, Allah has created it for us... Subhanallah... "Great time... Great moment... Great life... Great story"
Thursday, 27 February 2014
Teruntuk Calon Anakku tersayang
Posted on 3:16:00 am by Devi Keumala
| No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)








0 comments:
Post a Comment