Saat aku harus belajar untuk menerima, semuanya hanya sangat sulit, hanya inginkan untuk berlari untuk apa yang pernah terbesit... Semuanya bagaikan mengejarku dengan tanda tanya yang terus bergulir ataukkah emosi yang selalu mengganggu...
Hubungan hati, pertemanan, persahabatan, bahkan persaudaraan adalah perputaran-Nya, yang menyisihkan setiap langkah yang mengartikan setiap hari yang pernah terlewati, tapi tak akan mungkin selamanya akan bisa berjalan sesuai dengan yang diri senangi...
Seorang bayi akan lahir, selanjutnya menjadi anak-anak, remaja, dewasa, dan tua... Itu adalah perjalanan hidup setiap manusia... Bahkan ada yang tidak merasakan semua proses itu, karena Allah lebih tau di mana tempat yang terbaik baginya...
Pertemuan dan hubungan yang dulu pernah terjalin dan semua attachment atau ikatan yang pernah menyatukan, itu hanya siklus kehidupan dan tidak bisa berharap untuk selamanya akan menjadi sama... Karena kesadaran seorang manusia untuk menciptakan jalan hidupnya sendiri... Bahkan ikatan orang tua dan anak juga bukanlah ikatan yang kekal, karena seorang anak akan pergi meninggalkan rumah orang tuanya untuk menjadikan hidupnya punya arti... Hanya satu yang selalu akan sama yaitu ikatan manusia dengan Allah, Tuhannya... Itu yang aq mengerti...
Aku yang sedang membangun sebuah istana impian di dalam hatiku hanya inginkan menjadikan diri sebagai orang yang focus atas apa yang ingin dicapainya sehingga aku bisa menyelesaikan bangunan istana itu dan aku berikan mahkotanya kepada kedua orang tuaku, karena mereka adalah motivator utamaku...
Aku bukan ingin menjauh hanya ingin belajar untuk mengerti tentang siklus hidup itu sehingga aku bisa bangkit dari keterpurukan yang aku rasa karena jujur aku merasa kehilangan, karena merasa semua yang menjauhiku bukan fikir yang menyuruhnya... Selanjutnya hanya bantuan yang bisa aku tawarkan, jika aku punya kemampuan untuk melakukannya... Hanya itu saja tidak lebih...
Diri ini hanya manusia biasa yang masih jauh dari kata sempurna, yang hanya sedang belajar dan terus belajar untuk menjadikan kelemahanku sebagai kesempurnaanku... Mungkin sekarang aku akan membangun kehidupanku sendiri untuk focus atas apa yang telah aku isyaratkan sebagai rencana utama yang ingin aku raih...
Mereka bilang, impian itu dimulai dari proses yang tidak menyenangkan menjadikan akhirnya sesuatu yang sangat indah dan menyenangkan bagi diri untuk dimiliki... Seperti buah yang segar dan enak, ditumbuhi dengan pupuk yang kebanyakan berasal dari kotoran... Coba dimengerti untuk menjadikan semangat untuk tumbuh kembali, InshaAllah...
Ini bukanlah akhir dari semuanya, ini hanya permulaan dari pembelajaran yang sedang dilakukan... jadikan setiap prosesnya untuk menjadikan diri lebih baik, In shaa Allah...
Ya Allah please always guides me, Amin..








0 comments:
Post a Comment