Thursday, 27 February 2014

Coba Rangkaikan itu menjadi diriku

Teman, tolong dengarkan aku... Aku takutkan langkah kaki ini mengganggu kita, berjalan pada titik-titik yang berusaha untuk dikuasai alirannya sehingga aku dapat satukan menjadi garis yang berbentuk jelas... Tapi semuanya masih terasa sangat samar dan aku takut teman bentuk ini menjadi sesuatu yang tidak akan pernah jelas, karena aq dan kamu seperti mengerti tapi berusaha membuatnya menjadi titik-titik yang samar kembali...


Aku tidak ingin menjadikannya salah, karena aku juga tidak ingin bermain dalam alunan merdu setiap lirik-lirik yang terasa sangat keras aku dengarkan, sehingga aku pergi dan terlupakan akan sesuatu yang seharusnya aku mengerti..

Aku berusaha untuk berdiri dengan kedua kakiku saja dengan bantuan Allah, Sang segala Maha juga pastinya... Berfikir tentang kamu dan semua tanggung jawab yang selalu berada dan menari di atas senyum gembira ataupun kata-kata aneh yang sering terucap oleh lisan... Berusaha mencari pengalihan sosok lain sehingga semuanya tidak terpakukan atas rangkaian menjadi kata diriku... Tapi harusnya kamu belajar untuk mengerti juga, bahwa apa yang kamu genggam bukanlah hal yang mudah bagi setiap jemari - jemari manis ataupun pahit sekalipun, karena hal yang kamu mengerti harus dijadikan satu kesatuan yang jelas dengan jembatan pengertian dan kasih sayang yang hanya bukan dilandasi dengan keindahan subjective saja.. Allah Maha Adil kepada setiap hamba2-Nya, tolong dimengerti apa yang benar-benar kamu butuhkan...

Teman, bermain lagi kita dengan kata waktu, tolong jangan sampai waktu itu sendiri menggantikan semua kebaikan menjadi kata sia-sia, karena aq tidak menginginkan ada kata merugikan diantara ikatan yang baik ini, sehingga klo nantinya titik-titik itu menjadi jelas, kita bisa mengerti bahwa ini adalah sesuatu yang harusnya kita jaga untuk menuju jalan berkah-Nya sampai akhir nantinya, In shaa Allah...

Temanku, taukah kamu kalau aku mendengar sebuah kabar yang Subhanallah membuatku tertegun dengan semua rangkaian cerita hidup... aq rasa 5 tahun bukan waktu yang sebentar untuk menemukan sebatang pohon yang sangat kuat yang bisa disatukan dengan ranting yang terhias oleh seorang sahabatku, cerita yang selalu berputar di depannya tentang batang pohon itu hanya mengelilinginya, yang pada akhirnya dia malah mendekat ke arah dirinya... Subhanallah, ternyata 5 tahun mencari sesuatu yang di dekat tapi tak bersuara..^_^

Semoga kamu bisa mengerti kalau rangkaian kata-kata ini kuharapkan bisa menjadi diriku, jika ridha dan berkah Allah ada di dalam bentuk itu, In shaa Allah...

Ya Allah please always guides me, Amin^_^
Categories:

0 comments:

Post a Comment