Thursday, 27 February 2014

Bayangan Pelangi Mendung

  1. Aku bermimpi saat datangnya sesuatu yang digelapkan oleh mata hati kita berdua dalam keegoisan yang ada
  2. Adakah saat senyum itu terbuka dengan mudahnya dengan aliran cerita yang terus mengalir, hati berkata dengan bebasnya untuk menyayangi...

Aku hanya ingin berlari dengan ketenangan yang menjauhkan aku dari kesedihan yang tersimpan dari negeri bayangan karena rahasia yang kujaga untuk menjadikan kita tetap menjadi sahabat.
Tapi aku yakinkandiri untuk menyimpannya karena kita, mungkin dengan wajah yang kututup dengan senyuman terhadap ceritamu tentang dia.
Satu hal yang tidak aku mengerti dan tidak aku ketahui.
Salahkan penilaian yang ada? atau memang kita yang berlari dan berlari dalam lingkaran yang sama saat perasaan itu ditanyakan oleh hati kita masing-masing.

Bilamana aku berusaha mengerti tapi pada akhirnya aku juga bersembunyi dwngan detak jantungku yang berubah dengan  namamu yang terdengar.
Aku tidak inginkan rasa sakit yang tetap tersimpan karena mengingatmu.
Bolehkan aku pergi mencari dan mencari bahwa kesadaran yang ada tetap menuju arah yang sama yaitu kamu.
Mungkin kesalahanku adalah pernah berfikir bahwa ada perasaan itu dan aku berlari lagi untuk menjadi dwwasa dan melupakan mimpi dalam bayangan pelangi mendung.
Categories:

0 comments:

Post a Comment