Thursday, 27 February 2014

Alunan Lagu Lama

Mungkin bukan mata hati yang belajar membaca pikiran ini, lebih kepada perasaan yang menutupi semua keahlian diri untuk mengerti dan memahami semua yang terjadi...

Bumi ini berputar dengan arahnya, beredar menurut ketentuannya, apalagi bergantung pada semesta yang menariknya kesana dan kemari untuk menjalani pilihannya...

Hati selalu berkata hal yang sama dengan maksud ingin dilupakan, tapi keadaan yang membuatnya lebih tidak berdaya pada masa dimana semua harus melekat pada dinding pengingat dan membuatnya lebih berbekas...

Daun dan ranting itu bermain dengan angin yang menggoyangkannya dan sesekali menjatuhkan bagian tubuh lain dari diri pohon itu untuk menjadikanya tiada, mungkin untuk dilupakan, walaupun akhirnya terganti dengan kemunculan pucuk yang hijau..

Tuhan Maha Adil, apalagi yang sebenarnya ingin dilupakan hanya akan beralun seperti lagu lama yang terdengar, lalu dia akan menghilang ditelan masa dengan terdendang lagi untuk menjadi kenangan...
Categories:

0 comments:

Post a Comment