Terlintas kelu yang terlewatkan oleh mata yang terkadang
memandang salah
Dilanjutkan dengan berbagi cerita apa adanya dengan
melupakan kekurangan yang sering terlihat
Menghadapi kelebihan yang tampak namun tetap pada tempatnya
dan terus tidak bergerak mencari kesempurnaan karena mengetahui bahwa
pertimbangan terlalu banyak untuk diawasi
Namun senyuman dan penglihatan pasti bermain lagi dan lagi....
Ada kalanya semua permasalahan masing-masing kita harus
dimengerti, karena semuanya ada untuk kita saling melengkapi dan membangun,
bukan menjatuhkan kita pada rasa takut.
Kepekaan terhadap cinta itu sendiri juga tidak bisa
dirasakan, tertutup oleh daun-daun hati yang tidak ingin beranjak dan tetap
berdiam menuju arah jalan yang telah dipilihnya
Keberanian pun tidak ingin memperlihatkan keinginannya untuk
melangkah lebih dekat lagi
Denyut jantung yang kita dengar berlari lagi dan lagi....
Aku terlalu membenci hal yang dilakukan terpandang biasa
bagi sebagian orang, namun sangat bermakna berkebalikan dari kebaikan yang
kucari
Berharap pada arah membelakangi dan kata ‘kita’ berlalu saat langkah kaki berlawanan, yaitu menjauh
Kejujuran hati seperti sulit untuk ditangkap dan dimasukkan
pada sangkar kehidupan dan akhirnya kita bisa menuju kata memulai
Tapi saat ini keinginan hati kita hanya saling menatap
dengan keangkuhannya lagi dan lagi
Kenapa tidak adanya kata untuk bisa menjadikan semuanya yang
ada di benak kita sebagai garis lurus yang sama dan menjalaninya
Keegoisan masing-masing kita tercipta dan membuat
semuanya menjadi tidak bermakna, sehingga petualangan lain kita mulai
Adakah waktunya saat kita saling mengerti dan pandangan mata
kita menjawab tanpa mengeluarkan argumen
Lagi dan lagi tidak tercipta pada detik selanjutnya, karena
pelarian kita terhenti untuk bergandengan dan membuka pintu baru bagi kita
berdua
Allah Maha Tahu Sobat, kita makhluk-Nya, jadi
biarkan waktu yang akan menjawabnya, In shaa Allah







