Thursday, 27 February 2014

Aku bukan takut, tapi aku sedang berusaha

September 2008, aku masih mengingat semuanya.. Kerinduanku atas tanah kelahiran yang telah aqkutinggalkan selama 2 tahun, kehangatan keluarga yang haus ingin aku cicipi lagi secara nyata dan yang pasti suasana rumahku yang ingin aku rekam kembali dalam memori hidupku..

Saat itu pula, aku sedang mencoba untuk membuka diriku dan pasti telah dimengerti, ada sesosok wajah itu datang menghampiri... Pada awalnya niat yang terucap berbeda dan aku tidak pernah berfikir kisah ini akan menjadi kisahku.. Teman lama, itu yang akutau pada saat itu, tidak lebih...

Kenyataannya ada perhatian itu yang kudapat saat aku butuh berpegangan erat, ada posisi dimana aku bisa menjadi anak2 di depannya yang siap dia jaga sebagai orang dewasa dan juga ada saat posisi aku sebagai orang dewasa untuk menjaga dia yang menjadi kekanak-kanakan dihadapanku, juga sentuhan kasih sayang yang dapat dirasa saat aku butuh kekuatan atas kegundahanku dan kesedihanku dengan air mata yang kutahan, ataupun tawa yang ingin aq bagi... Teman lama itu telah menjadi teman terbaikku dengan perasaan baru yang telah terasa...

Akhirnya  semua tidak disimpan, kita memutuskan untuk berbicara dan semuanya terjawab dengan jawaban yang sama, Tapi ada kata tidak mungkin yang harus dimengerti, sehingga akhirnya harus menciptakan kata untuk melupakan dan melangkah tanpa melihatnya lagi...

Tapi aku tahu dia, aku tidak menyalahkannya, aku juga tidak membenarkannya, karena secara jujur dia telah menjadi dirinya sendiri di depan diri ini, tapi diri yang mencoba untuk menutup mata dan melihatnya dari sisi perasaan sehingga semuanya tak terlihat, mungkin terlihat tapi kabur dan dengan kesadaranku aq mengakui itu kesengajaan yang aku lakukan...

Sekarang Mei 2011, 2 tahun 8 bulan sudah terlewati... Hitungan bulan yang lalu sudah aku putuskan untuk memulai membuka kembali semuanya, perlahan pastinya, bukan aku takut untuk memberikan laju yang cepat , tapi sekarang aku masih berusaha untuk membukanya kembali dengan lebih baik, bukan dengan ketergesaan ataupun dengan emosi untuk membuktikan bahwa aku bisa untuk memulainya lagi... Karena aku yakin suatu saat nanti InshaAllah pasti akan terbuka dengan lebarnya dan dimulai dengan lebih baik, dengan diisikan oleh cinta yang lebih indah lagi dengan seseorang yang tertulis sebagai "terbaik" bagiku, bertahtakan ridha dan rahmat-Nya, Amin...

Semangatttttt!!!
Categories:

0 comments:

Post a Comment